EUR/USD Stabil di Dekat Terendah Terbaru Menjelang Data Inflasi AS

  • EUR/USD tetap datar di dekat 1,1860 dalam jalur pemulihan mingguan yang moderat.
  • Angka PDB Zona Euro mengungkapkan pertumbuhan ekonomi yang stabil di Kuartal IV.
  • IHK AS diprakirakan menunjukkan bahwa harga konsumen semakin moderat pada bulan Januari.

Euro (EUR) terus diperdagangkan lebih rendah terhadap Dolar AS (USD) untuk empat hari berturut-turut pada hari Jumat, bergerak di bawah 1,1860 pada saat berita ini ditulis, turun dari tertinggi mingguan 1,1928. Data Produk Domestik Bruto (PDB) Zona Euro yang lebih baik dari yang diprakirakan gagal mengimbangi dampak negatif dari sentimen yang menghindari risiko.

Data pendahuluan yang dirilis oleh Destatis sebelumnya pada hari Jumat mengungkapkan bahwa ekonomi Zona Euro tumbuh pada laju stabil 0,3% di Kuartal IV dan 1,4% tahun-ke-tahun, dibandingkan ekspektasi perlambatan moderat ke 1,3%. Data Perubahan Ketenagakerjaan Zona Euro, yang dirilis pada saat yang sama, menunjukkan kenaikan 0,2%, tidak berubah dari Kuartal III tetapi di atas konsensus pasar 0,1%. Pada basis tahunan, pekerjaan di Zona Euro meningkat 0,6%, sejalan dengan ekspektasi.

Namun, Euro tetap tertekan di tengah sentimen pasar yang suram. Kekhawatiran para investor terkait dampak negatif AI terhadap pasar tenaga kerja memicu penurunan lainnya di Wall Street, setelah CEO Microsoft AI, Mustafa Suleyman, mengatakan kepada The Financial Times bahwa semua pekerjaan kantoran akan digantikan dalam 12 hingga 18 bulan ke depan.

Dolar AS Menguat di Pasar Risk-Off

Sentimen risk-off berlanjut sepanjang perdagangan sesi Asia, memberikan dukungan bagi Dolar AS yang dianggap sebagai safe-haven, dan mengimbangi data makroekonomi yang mengecewakan pada hari Kamis. Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS turun 5 ribu tetapi tetap di level-level tinggi, yaitu 227 ribu, dan di atas ekspektasi 222 ribu. Selain itu, Penjualan Rumah Lama (Existing Home Sales) turun sebesar 8,4% pada bulan Januari, menambah kekhawatiran terhadap kekuatan ekonomi AS.

Namun, pergerakan pasar tetap rendah, dengan para pedagang menunggu rilis data IHK AS bulan Januari untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang rencana kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Inflasi umum diprakirakan telah turun menjadi 2,5% tahun-ke-tahun, dari 2,7% pada bulan Desember, dengan inflasi inti turun menjadi 2,5% dari 2,6% pada bulan sebelumnya.

Indikator Ekonomi

Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn)

Kecenderungan inflasi atau deflasi diukur dengan menjumlahkan harga sekeranjang barang dan jasa secara berkala dan menyajikan datanya sebagai Indeks Harga Konsumen (IHK). Data IHK dikumpulkan setiap bulan dan dirilis oleh Departemen Statistik Tenaga Kerja AS. Laporan bulanan ini membandingkan harga barang-barang pada bulan referensi dengan bulan sebelumnya. IHK Tidak termasuk Makanan & Energi tidak menyertakan komponen makanan dan energi yang lebih fluktuatif untuk memberikan pengukuran tekanan harga yang lebih akurat. Secara umum, angka yang tinggi dipandang sebagai bullish bagi Dolar AS (USD), sedangkan angka yang rendah dianggap sebagai bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Jum Feb 13, 2026 13.30

Frekuensi: Bulanan

Konsensus: 2.5%

Sebelumnya: 2.7%

Sumber: US Bureau of Labor Statistics

Federal Reserve AS (The Fed) memiliki mandat ganda untuk menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja maksimum. Menurut mandat tersebut, inflasi seharusnya berada di sekitar 2% YoY dan telah menjadi pilar terlemah dari arahan bank sentral sejak dunia mengalami pandemi, yang berlanjut hingga saat ini. Tekanan harga terus meningkat di tengah masalah rantai pasokan dan kemacetan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) bertahan di level tertinggi multi-dekade. The Fed telah mengambil langkah-langkah untuk mengekang inflasi dan diprakirakan akan mempertahankan sikap agresif di masa mendatang.

Indikator Ekonomi

Indeks Harga Konsumen non Pangan & Energi (Thn/Thn)

Kecenderungan inflasi atau deflasi diukur dengan menjumlahkan harga sekeranjang barang dan jasa secara berkala dan menyajikan datanya sebagai Indeks Harga Konsumen (IHK). Data IHK dikumpulkan setiap bulan dan dirilis oleh Departemen Statistik Tenaga Kerja AS. Laporan bulanan ini membandingkan harga barang-barang pada bulan referensi dengan bulan sebelumnya. IHK Tidak termasuk Makanan & Energi tidak menyertakan komponen makanan dan energi yang lebih fluktuatif untuk memberikan pengukuran tekanan harga yang lebih akurat. Secara umum, angka yang tinggi dipandang sebagai bullish bagi Dolar AS (USD), sedangkan angka yang rendah dianggap sebagai bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Jum Feb 13, 2026 13.30

Frekuensi: Bulanan

Konsensus: 2.5%

Sebelumnya: 2.6%

Sumber: US Bureau of Labor Statistics

Federal Reserve AS memiliki mandat ganda untuk menjaga stabilitas harga dan memaksimalkan lapangan kerja. Berdasarkan mandat tersebut, inflasi harus berada pada kisaran 2% YoY dan telah menjadi pilar terlemah dari arahan bank sentral sejak dunia mengalami pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini. Tekanan harga terus meningkat di tengah permasalahan dan kemacetan rantai pasokan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada pada level tertinggi dalam beberapa dekade. The Fed telah mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan inflasi dan diprakirakan akan mempertahankan sikap agresif di masa mendatang.

ke

Bagikan: Pasokan berita