EUR/USD Menekan Terendah 2026 saat Penghindaran Risiko Mendorong Permintaan Dolar AS

  • Dolar AS dan Minyak melonjak saat kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak mempengaruhi sentimen.
  • Presiden AS, Donald Trump, mengklaim bahwa negara adalah produsen minyak terbesar di dunia.
  • EUR/USD diperdagangkan di dekat 1,1500 dan cenderung turun dalam waktu dekat.

Dolar AS (USD) diperdagangkan dengan sentimen yang lebih kuat di seluruh bursa Valas (Forex) pada perdagangan sesi Amerika pada hari Kamis, saat kekhawatiran terus berlanjut terhadap gangguan pasokan minyak yang melemahkan sentimen pasar. Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan di zona harga 1,1520, tidak jauh di atas level terendah 2026 di 1,1507.

Fokus tetap pada penutupan Selat Hormuz dan aksi saling serang. Meskipun Amerika Serikat (AS) mengklaim akan memberikan izin untuk melintasi Selat, jelas bahwa selat tersebut berada di bawah kendali Iran: Beberapa tanker dari negara tetangga telah diserang, dan berbagai lembaga berita melaporkan bahwa Iran menempatkan ranjau di jalur tersebut. Lebih jauh lagi, Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Selat harus tetap ditutup sebagai alat untuk menekan musuh.

Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, mengklaim bahwa, mengingat AS adalah produsen minyak terbesar di dunia, ketika harga naik, mereka "menghasilkan banyak uang," seolah mengabaikan kekhawatiran terhadap Brent yang melampaui $100 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di atas $90.

Tensi kemungkinan akan menjaga USD pada jalur bullish-nya, terutama jika serangan terus berlanjut.

Pada hari Jumat, para pelaku pasar akan menantikan rilis Indeks Harga Belanja Konsumsi Perorangan (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS. Negara tersebut akan menerbitkan data bulan Januari, setelah angka bulan Desember menunjukkan inflasi PCE inti 3%.

Analisis Teknis:


Dalam grafik 1-jam, EUR/USD diperdagangkan di 1,1523. Bias jangka pendek adalah bearish karena harga spot berada di bawah Simple Moving Averages (SMA) 20-, 100-, dan 200-periode, yang semuanya miring ke bawah dan membatasi upaya pemulihan. Grafik yang sama menunjukkan bahwa indikator-indikator teknis tetap berada di bawah garis tengahnya, dengan kemiringan ke atas yang moderat, tidak cukup untuk mengkonfirmasi pemulihan yang lebih kuat tetapi lebih mencerminkan jeda dalam penurunan.

Resistance awal muncul di SMA 20-periode dekat 1,1540, diikuti oleh SMA 100-periode di sekitar 1,1585 dan kemudian SMA 200-periode dekat 1,1606, di mana penembusan diperlukan untuk meredakan sentimen bearish. Di sisi bawah, support terdekat terletak di level terendah 2026 di 1,1507, dengan penembusan yang tegas membuka jalan menuju zona harga 1,1470, area support statis yang kuat.

(Analisis teknis dalam artikel ini ditulis dengan bantuan alat AI.)

(Berita ini diperbaiki pada 12 Maret pukul 18:47/13 Maret pukul 01:47 WIB menjadi PCE inti AS pada bulan Desember adalah 3%, bukan 2,9%.)

Bagikan: Pasokan berita