EUR/JPY Bertahan saat IMP Zona Euro Melemah dan Inflasi Jepang Melemah
- Aktivitas bisnis Zona Euro kehilangan momentum dengan PMI Gabungan (Composite PMI) dan Jasa turun ke level terendah multi-bulan.
- Data IHK Jepang mendingin dengan inflasi umum dan inti keduanya turun di bawah target 2% BoJ.
- Sinyal yang berbeda dari ekonomi Zona Euro dan prospek inflasi Jepang membuat EUR/JPY diperdagangkan dalam kisaran netral.
Pasangan mata uang EUR/JPY diperdagangkan di zona netral dekat 184,00 setelah data Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Zona Euro menunjukkan kehilangan momentum ekonomi yang signifikan di wilayah tersebut.
IMP Gabungan Zona Euro turun ke 50,5 dari 51,9, menandai level terendah dalam 10 bulan, sementara IMP Jasa turun ke 50,1 dari 51,9. Namun, sektor Manufaktur memberikan dukungan, dengan IMP naik ke 51,4 dari 50,8, mencapai level tertinggi dalam hampir empat tahun.
Di sisi lain, Indeks Harga Konsumen (IHK) Nasional Jepang bulan Februari naik 1,3% YoY, menurun dari 1,5% sebelumnya, sementara inflasi inti yang tidak termasuk makanan segar melambat ke 1,6% dari 2,0%, turun di bawah target 2% Bank of Japan (BoJ).
Data IHK ini dapat mempersulit jalur normalisasi Bank of Japan (BoJ) ke depan karena para pengambil kebijakan menekankan komitmen mereka untuk menaikkan suku bunga jika ekonomi dan harga berkembang sesuai prakiraan. Mereka juga mencatat bahwa kebijakan mereka akan bertujuan mencapai target inflasi 2% secara stabil dan berkelanjutan.

Analisis Teknis Jangka Pendek:
Pada grafik 4 jam, EUR/JPY diperdagangkan di 184,07. Bias jangka pendek sedikit bullish karena harga bertahan di atas support berlapis dan tetap di atas Simple Moving Average (SMA) 20-periode dan 100-periode, yang bergerak naik dan berkumpul di sekitar pertengahan 183,00. RSI di 59 condong ke atas tanpa mencapai wilayah jenuh beli, memperkuat tekanan beli yang stabil daripada lonjakan momentum.
Support terdekat terlihat di 184,06, di mana harga terbaru bertahan di atas ujung atas dasar horizontal, diikuti oleh 183,82 dan kemudian 183,67, yang sejajar dengan SMA yang miring ke atas dan mendukung sentimen bullish selama masih utuh. Di sisi atas, kelanjutan di atas area saat ini akan membuka jalan ke level-level resistance baru di atas 184,10, dengan bias bullish tetap utuh selama pasangan mata uang ini diperdagangkan di atas wilayah 183,67.
(Analisis teknis dalam artikel ini ditulis dengan bantuan alat AI.)