AUD/USD tetap Tertekan karena Risiko Geopolitik yang Mendukung Dolar AS

  • Pasangan mata uang AUD/USD diperdagangkan di sekitar 0,6920, bertahan dekat level terendahnya sejak awal Februari.
  • Dolar AS didukung oleh permintaan aset-aset safe-haven dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang meningkat.
  • Pasar sebagian besar mengabaikan nada hawkish RBA, memperkuat prospek bearish.

Pasangan mata uang AUD/USD diperdagangkan di sekitar 0,6920 pada hari Kamis pada saat berita ini ditulis, turun 0,35% pada hari tersebut, dan tetap dekat dengan level terendah bulanan di tengah fase konsolidasi bearish. Pasangan mata uang ini berusaha keras untuk melakukan rebound yang berarti karena Dolar AS (USD) terus mendapatkan dukungan yang kuat.

Sentimen pasar tetap rapuh meskipun ada pernyataan yang bersifat rekonsiliasi dari Presiden AS Donald Trump, karena Iran menolak kemungkinan negosiasi dan menolak usulan gencatan senjata. Ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah, dikombinasikan dengan penambahan pasukan AS, memicu kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut. Dalam konteks ini, Dolar AS mendapat manfaat dari statusnya sebagai safe-haven, yang membebani Dolar Australia (AUD).

Sementara itu, situasi energi menambah tekanan inflasi global. Penutupan efektif Selat Hormuz mendorong harga minyak naik, memperkuat ekspektasi bahwa bank-bank sentral utama, termasuk Federal Reserve (The Fed), akan mempertahankan sikap hawkish. Dinamika ini mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS naik, yang semakin mendukung Greenback.

Di dalam negeri, komentar dari Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Christopher Kent gagal memberikan dukungan pada mata uang tersebut. Meskipun ia menyoroti risiko inflasi yang terkait dengan kenaikan harga energi dan menekankan perlunya mempertahankan kondisi moneter yang ketat, reaksi pasar tetap terbatas. Kurangnya traksi ini mencerminkan kekhawatiran yang meningkat terhadap prospek ekonomi domestik.

Menurut para ekonom di Commerzbank, Australia menghadapi dilema stagflasi, dengan pertumbuhan yang melambat dan tekanan inflasi yang didorong oleh energi. Mereka mencatat bahwa kepercayaan konsumen turun tajam sementara indikator Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Jasa telah masuk ke wilayah kontraksi, yang mempersulit jalur kebijakan bank sentral. Pasar masih memprakirakan sekitar 54% kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Mei, menurut para ekonom tersebut.

Dalam jangka panjang, Rabobank mempertahankan pandangan yang lebih konstruktif. Bank tersebut berpendapat bahwa status Australia sebagai eksportir energi bersih dapat mendukung terms of trade-nya dalam lingkungan saat ini, yang berpotensi memungkinkan AUD/USD kembali ke area 0,71 dalam jangka waktu tiga hingga enam bulan, dan ke 0,72 dalam dua belas bulan.

Namun, dalam jangka pendek, kombinasi Dolar AS yang tangguh yang didorong oleh aliran safe-haven, imbal hasil AS yang tinggi, dan kurangnya katalis domestik yang mendukung menunjukkan bahwa bias bearish untuk pasangan mata uang ini kemungkinan akan berlanjut.

Harga Dolar Australia Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar Australia (AUD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar Australia adalah yang terkuat melawan Dolar Selandia Baru.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.08% -0.03% 0.05% 0.12% 0.31% 0.27% 0.13%
EUR -0.08% -0.11% -0.06% 0.03% 0.23% 0.19% 0.05%
GBP 0.03% 0.11% 0.09% 0.16% 0.34% 0.30% 0.16%
JPY -0.05% 0.06% -0.09% 0.07% 0.26% 0.21% 0.08%
CAD -0.12% -0.03% -0.16% -0.07% 0.20% 0.15% 0.01%
AUD -0.31% -0.23% -0.34% -0.26% -0.20% -0.04% -0.15%
NZD -0.27% -0.19% -0.30% -0.21% -0.15% 0.04% -0.14%
CHF -0.13% -0.05% -0.16% -0.08% -0.01% 0.15% 0.14%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar Australia dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili AUD (dasar)/USD (pembanding).

Bagikan: Pasokan berita