Emas Rebound karena Berita Timur Tengah tetapi Suku Bunga Tinggi Lebih Lama Batasi Kenaikan

  • Emas rebound pada hari Jumat saat para pedagang merespons berita geopolitik terbaru.
  • Pembelian kuat oleh bank sentral dan investasi ritel terus mendukung tren yang lebih luas.
  • XAU/USD diperdagangkan di bawah SMA 100 hari dan level-level Fibonacci retracement utama pada grafik harian.

Emas (XAU/USD) mengurangi pelemahan dalam perdagangan harian pada hari Jumat saat para pedagang merespons berita geopolitik terbaru seputar perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Pada saat berita ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan di sekitar $4.655, rebound dari level terendah satu bulan di $4.510 yang dicapai awal pekan ini.

Laporan menyebutkan Iran telah mengajukan proposal baru melalui mediator Pakistan sebagai respons terhadap amandemen terbaru AS. IRNA, media milik negara Iran, melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi telah memberikan pengarahan kepada rekan-rekan regional mengenai sikap Teheran untuk mengakhiri perang.

Hal ini menimbulkan harapan bahwa upaya diplomatik masih hidup meskipun pembicaraan terhenti. Namun, kenaikan harga Emas tetap terbatas karena hambatan makroekonomi yang berlanjut. Lonjakan biaya energi telah mendorong inflasi lebih tinggi di berbagai ekonomi utama sejak perang AS-Iran dimulai, mendorong bank-bank sentral untuk menilai kembali jalur kebijakan moneter.

Bank-bank sentral utama, termasuk Federal Reserve (The Fed), Bank Sentral Eropa (ECB), Bank of England (BoE), Bank of Japan (BoJ), dan Bank of Canada (BoC), mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam pengumuman kebijakan terbaru mereka, sambil menekankan pendekatan yang bergantung pada data. Nada keseluruhan cenderung agak hawkish karena para pengambil kebijakan melihat melewati kejutan inflasi.

Dalam konteks ini, pasar semakin memprakirakan The Fed akan menunda penurunan suku bunga, atau bahkan mempertimbangkan kenaikan suku bunga jika tekanan inflasi meningkat. Menurut Alat CME FedWatch, para pedagang kini memperhitungkan penahanan suku bunga sepanjang tahun ini, sementara probabilitas kenaikan suku bunga pada April 2027 naik menjadi 24,2%, dari hanya 1,9% seminggu lalu.

Bagi Emas, pergeseran menuju ekspektasi suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama telah menyebabkan tekanan penurunan yang stabil sejak awal perang, dengan logam ini mencatat dua kerugian bulanan berturut-turut meskipun perannya sebagai lindung nilai inflasi dan aset safe-haven. Aset yang tidak berimbal hasil seperti Emas cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah, karena biaya pinjaman yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegangnya.

Dalam jangka pendek, logam ini diprakirakan akan diperdagangkan dengan bias penurunan, dengan setiap kenaikan kemungkinan akan dijual, karena pasokan melalui Selat Hormuz tetap sebagian besar terganggu, menjaga harga Minyak tetap tinggi dan kekhawatiran inflasi tetap menjadi fokus.

Secara keseluruhan, tren naik yang lebih luas tetap utuh, didukung oleh permintaan struktural yang kuat, termasuk pembelian bank sentral yang stabil dan aliran investasi yang tangguh. Menurut laporan Tren Permintaan Emas Kuartal I 2026 dari Dewan Emas Dunia, total permintaan emas, termasuk investasi OTC, naik 2% YoY menjadi 1.231 ton, sementara bank sentral membeli sekitar 244 ton, naik 3%. ETF berbasis emas mencatat aliran masuk 62 ton pada Kuartal I, sementara permintaan batangan dan koin melonjak 42% YoY menjadi 474 ton.

Analisis Teknis: XAU/USD Tetap Terbatas di Bawah SMA 100 Hari

Pada grafik harian, XAU/USD mempertahankan bias bearish jangka pendek karena spot bertahan di bawah Simple Moving Average (SMA) 100 hari di $4.762 dan Fibonacci retracement 61,8% di $4.603. Logam ini tetap berada di bawah tekanan korektif setelah gagal mempertahankan level tertinggi baru-baru ini, sementara Relative Strength Index (RSI) sekitar 41 tetap di wilayah bearish tanpa mencapai kondisi jenuh jual, menunjukkan risiko penurunan masih ada namun dengan ruang untuk rebound sementara.

Di sisi atas, resistance awal kini sejajar di retracement 61,8% dekat $4.603, diikuti oleh penghalang lebih berat yang dibentuk oleh retracement 50% di $4.759 dan SMA 100 hari di $4.761, dengan hambatan lebih lanjut di retracement 38,2% di $4.914 dan level 23,6% di $5.108. Di sisi bawah, support langsung muncul di retracement 78,6% di sekitar $4.381, sebelum SMA 200 hari di $4.281 dan basis swing sebelumnya dekat retracement 100% di $4.099, di mana pembeli yang lebih kuat diharapkan mempertahankan tren naik yang lebih luas.

(Analisis teknis dalam cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)

Bagikan: Pasokan berita