Pound Sterling Melemah saat Imbal Hasil AS Melonjak, Pasar Tenaga Kerja Inggris Mengalami Tekanan
- Imbal hasil AS bertenor 10 tahun mencapai puncak 16 bulan di tengah kekhawatiran inflasi.
- Payroll Inggris turun 100 ribu saat tingkat pengangguran naik menjadi 5%.
- Tekanan kepemimpinan Starmer semakin dalam saat Burnham mengincar tantangan.
Pound Sterling (GBP) turun sebesar 0,31% selama perdagangan sesi Amerika Utara karena Dolar AS (USD) menguat, didukung oleh melonjaknya imbal hasil obligasi Pemerintah AS saat para investor memperhitungkan lonjakan inflasi akibat guncangan energi. Pasangan mata uang GBP/USD diperdagangkan di 1,3392 setelah mencapai level tertinggi harian 1,3437.
GBP/USD Melemah saat Kekhawatiran Inflasi Mengangkat Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi
Isu geopolitik dan dampaknya mendorong pasar keuangan. Harga energi yang tinggi akibat perang Iran mendorong para investor untuk meningkatkan premi risiko di pasar obligasi, dengan imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun mencapai puncak 16 bulan di 4,687% saat para pedagang memperhitungkan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) menjelang akhir tahun.
Patokan minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), naik 0,79% ke $103,29 per barel, meskipun Presiden AS, Donald Trump, optimis mencapai kesepakatan dengan Teheran. Pada hari Senin, ia mengunggah bahwa ia tidak akan melanjutkan serangan terhadap Iran pada hari Selasa, karena sekutu-sekutunya mendorong tercapainya kesepakatan.
Namun demikian, proposal Iran tidak berubah dari tawaran sebelumnya, di mana mereka menunda pembahasan pengayaan uranium.
Agenda ekonomi AS kosong, dengan para pedagang menantikan rilis risalah rapat kebijakan moneter The Fed terakhir yang dipimpin oleh Ketua yang akan segera lengser, Jerome Powell. Pada hari Jumat, Kevin Warsh akan dilantik sebagai Kepala baru bank sentral AS.
Di Inggris, data payroll menunjukkan penurunan ketenagakerjaan sebesar 100 ribu dari Maret ke April, sementara bulan-bulan sebelumnya direvisi lebih rendah. Tingkat Pengangguran naik dari 4,9% menjadi 5%.
Gejolak politik di Inggris menekan Sterling saat Perdana Menteri Keir Starmer berjuang mempertahankan kepemimpinan Partai Buruh. Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, berupaya mendapatkan kursi di parlemen untuk menantang Starmer.
Menghadapi pekan ini, agenda ekonomi Inggris akan menampilkan data inflasi April, yang diprakirakan turun dari 3,1% menjadi 2,6% YoY.
Prakiraan Harga GBP/USD: Prospek Teknis

Pada grafik harian, GBP/USD diperdagangkan di 1,3394, bertahan tepat di bawah kumpulan simple moving averages (SMA) di sekitar 1,3429 yang kini membatasi kenaikan dan menjaga bias jangka pendek condong bearish. Harga juga menguji garis tren resistance menurun, mengindikasikan rally tetap rapuh, sementara Relative Strength Index (RSI) di 43,6 condong ke momentum lemah daripada kondisi jenuh jual, mengisyaratkan bahwa para penjual masih memegang kendali kecuali pasangan mata uang ini dapat merebut kembali average di atasnya.
Di sisi atas, resistance terdekat berada di konfluensi SMA 50-hari, 100-hari, dan 200-hari yang berkumpul di sekitar 1,3429, di mana penutupan harian di atas level ini akan meredakan tekanan ke bawah saat ini dan membuka peluang pemulihan yang lebih luas. Di sisi bawah, ketiadaan level-level support yang jelas dari indikator-indikator yang disediakan mengindikasikan bahwa kegagalan mempertahankan area 1,3390 dapat membuat GBP/USD melanjutkan penurunan menuju swing low sebelumnya pada grafik, meninggalkan risiko jangka pendek condong ke pelemahan lebih lanjut selama masih tertahan di bawah kumpulan moving average.
(Analisis teknis dalam cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Harga Poundsterling Hari Ini
Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Pound Inggris (GBP) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Pound Inggris adalah yang terkuat melawan Dolar Australia.
| USD | EUR | GBP | JPY | CAD | AUD | NZD | CHF | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| USD | 0.51% | 0.27% | 0.18% | 0.17% | 1.08% | 0.79% | 0.69% | |
| EUR | -0.51% | -0.24% | -0.33% | -0.33% | 0.59% | 0.30% | 0.19% | |
| GBP | -0.27% | 0.24% | -0.09% | -0.11% | 0.80% | 0.55% | 0.43% | |
| JPY | -0.18% | 0.33% | 0.09% | -0.02% | 0.88% | 0.62% | 0.50% | |
| CAD | -0.17% | 0.33% | 0.11% | 0.02% | 0.90% | 0.62% | 0.52% | |
| AUD | -1.08% | -0.59% | -0.80% | -0.88% | -0.90% | -0.26% | -0.38% | |
| NZD | -0.79% | -0.30% | -0.55% | -0.62% | -0.62% | 0.26% | -0.11% | |
| CHF | -0.69% | -0.19% | -0.43% | -0.50% | -0.52% | 0.38% | 0.11% |
Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Pound Inggris dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili GBP (dasar)/USD (pembanding).